Showing posts with label sesaat di waktuku. Show all posts
Showing posts with label sesaat di waktuku. Show all posts

"Hey, Long Time No See..."

Sunday, 1 May 2016
Hai...
Satu kata sapaan yang sederhana, namun dapat memutar kembali memori yang lama tersimpan. Sudahkah aku ceritakan kalau aku berada di tanah Bumi Siliwangi?  Sudah hampir dua tahun kuhabiskan di perantauan, menimba ilmu jauh dari orang tua. Harusnya ini momen yang kutunggu sejak kelulusan SMA, merasakan sensasi jauh dari keluarga hidup sendiri dan menikmati duniaku lebih dalam. Sejauh yang terjadi sejak meninggalkan kampung halaman, semua bercampur aduk tak menentu hingga suatu ketika semua membuatku mual dan muak. Bukannya aku tak bersyukur, hal yang paling menjengkelkan yaitu suasana kelam itu kembali muncul setelah beberapa tahun. Bosan, hampa, dan lelah tanpa alasan kerap terasa,"rasanya aku butuh piknik" begitu kira-kira yang harus dilakukan. Apalah daya, terkungkung dalam sangkar yang tak kasat mata atas nama cinta. Blah! 
Hai...
Sepertinya aku perlu kembali, kawan. Aku rindu debur ombak senja, lembut angin yang membelai pagi di bukit, dan renyah serta gurihnya Mie Aceh di kantin favorit. Ahh...  sangat sangat RINDU (!) 

Catatan Pinggiran di Awal Musim

Monday, 12 January 2015
Ada langkah yang mungkin telah salah aku ambil di awal musim. Harusnya setiap langkah didasari dengan pertimbangan, namun terkadang pada kondisi yang terdesak apapun hal itu terlihat menarik dan seakan harus dihadapi. Melodi musim ini kulatunkan di tempat berbeda, dan kuharap aku juga menemukan taman rahasiaku yang lain di tempat ini. Beberapa malam kulewati dengan memandang langit tanpa bintang, hampa; dan yang lainnya terisi dengan berbagai hal yng kujelajahi. Disini juga sepertinya aku menemukan kepingan yang tercecer, hangat. Menyentuhku sampai relung yang terdalam, dan aku hanyut dalam dekapannya. Walau akhirnya kusadari juga, ada jurang yang terbentang dibalik saat-saat itu.

IP Ninja

Tuesday, 2 September 2014
from: kartunNgampus
Agak sedikit kesal dan kecewa sih liat nilai IP semester ini. Mungkin salah gue juga yang terlalu cuek saat itu, entah kenapa semangat buat belajar sempat drop dan terlalu banyak main-mainnya. Pembagian KHS itu kemarin, gue udah datang sekitar jam 8 pagi; padahal KHS dibagi jam 12 (rajin kan gue? haha) dan langsung ambil posisi di kantin seperti biasanya. Gak lama kemudian datang Rosa sambil bilang gini " Fir, mau ambil KHS ya hari ini? " dengan santai gue jawab

Mirror (part III)

Sunday, 1 December 2013


Gadis itu mendatangiku semalam, ia tampak sangat tertekan, wajahnya lelah menanggung pilu, air mata tak henti keluar dari matanya, dan ia menggigil sambil mendekap kepingan hatinya yang hancurdan setangkai mawar yang telah menghitam. Perih rasanya melihat ia datang dengan keadaan seperti ini, “dia meninggalkanku...” katanya lirih “aku menunggu dia datang, menunggu dia untuk menepati janjinya. Tapi dia pergi..” saat gadis itu berbicara, jemarinya bergetar memegang mawar hitam itu dan tangannya mendekap kepingan hatinya itu. “ aku tak tahu dengan apa yang terjadi pada diriku sekarang, gigil yang mendalam menyerangku setiap malam. Air mata ini tak berhenti mengalir, dan perih yang kian pedih menghujamkan jarum tepat di jantungku. Kesepian itu sangat sakit! Aku bahkan sempat berpikir untuk menyerahkan segalanya pada orang yang mampu membuatku menghilangkan sepi ini walau hanya sementara. Rasanya sakit sekali hingga aku tak tahu di dimensi mana aku berada..” katanya lagi.

Gelombang




Aku sudah terbiasa dengan berbagai macam gelombang perasaan. Berteman dengan sepi, angin yang seakan tak mau peduli, dan laut yang menghayutkanku dalam imajinasi.  Kali ini gelombang itu datang, namun berbeda. Gelombang ini seakan lebih tak bersahabat, dan sepertinya ia bukan gelombang yang biasa datang. Gelombang ini bergejolak di sepanjang aliran darahku, hangat walau terkadang membuatku gigil. Desir yang

Di kantin

Wednesday, 27 November 2013


Sendirian jadi cewek disini, sello aja sih, Tapi entah kenapa ada hawa aneh . Rasanya semacam diawasi, Mungkin itu cuma paranoid aja sih.. pengen segera pergi tapi rasanya nanggung, pengen pulang rasanya malas, hahaha :D lagian hujannya jadi kayak semakin lebat aja, mana aku gak bawa jaket (lengkaplah sudah kemalanganku T^T). 

Kawan~, i’m alone here, heleepp.. eh, help! 

Eh, kalo diperhatiin, koq cowok-cowok doyan amat ama rokok pagi-pagi gini? Apa kagak sesak nafas ya nelen asap gitu? Istilah aku mah, pagi-pagi udah berasap. Padahal ya, kalo diitung-itung, sebatang rokok itu paling murah seribu, nah ntu cowok sekali berasap bisa beberapa batang, coba kalo 3 batang berarti udah tiga ribu, ntuh kalo dikali seminggu bisa jadi 21ribu, dikali sebulan bisa jadi 840ribu, wuaahh.. kaya juga ya berarti, ckckckckck.... -_-

Hari mulai merangkak naik, hujan masih setia...

Kalo hujan-hujan gini, teringat masa kecil. Bisa bebas main hujan, main becek-becek, trus semprot-semprot air ke arah kawan yang lagi melongo, hahaha palingan ntar cuma bisa cengengesan kalo dimarahin ama ibu. Nah, kalo sekarang, yang notabene udah 18 tahun, dan berstatus mahasiswi liat hujan langsung asal keluar aja main hujan gitu pasti dikira aku ini salah satu dari remaja galau yang sedang putus cinta (kasihan amat ya? Hiks). 

Boys, go out from here please~~ T^T

Sejujurnya gak betah, tapi terpaksa di betah-betahin. Aslinya nih cuma duduk diam, buka notebook, pasang wajah sok serius (padahal lagi edit foto) dan kayak patung, gak ngomong apapun. Coba aja ada kawan seorang, udah pasti keluar nih tanduknya, ahaha :D  Yes.. Yes.. udah mulai berguguran satu-satu, semoga dosennya kalian pada masuk semua, haha jadi aku bisa tenang melenggang keluar dari kantin ini (atau seseorang yang kukenal, tolong aku supaya bisa keluar dari sini T^T)

Hujan

Monday, 17 June 2013

Sepertinya aku ingin menghilang dalam hujan, gigil yang sudah keterlaluan membuatku seakan mati rasa. Dimana rasa hangat yang kau janjikan? Apakah sudah lenyap bersama embun yang menguap di pagi hari? Entahlah.
Setiap rintik hujan melatunkan melodi yang berbeda, kau tentu tahu itu. Melodi tentang suasana abu-abu di akhir musim. Aroma tanah yang basah selepas gerimis menjadi penanda untuk rindu yang tak pernah sampai.
Ah, setiap tetes memberikan cerita, kenangan, dan serpihan rasa yang tersisa. kini biarkan aku menikmati pelangi yang muncul selepas hujan ini, hanya aku sendiri.

Lhokseumawe, 08 Februari 2013

Dingin


tatapanmu dingin
kemudian rasa perlahan membeku
tak ada kata yang kau ucapkan pagi ini
padahal senja yang lalu,
matamu masih berbinar
dan mawar putih itu baru saja mekar

apakah badai semalam yang membuatmu berubah?
badai yang hilangkan hangat di matamu
hatimu terus melemparkan jarum ke mawar yang mulai membiru

musim ini dingin
begitu juga kau

Lhokseumawe, 21 Desember 2012
J.D

Sunrise ^_^

Wednesday, 21 November 2012
foto-foto ini aku ambil pas jalan-jalan pagi sama temen di sekitar jomblang, minggu pagi.
tanggalnya aku udah lupa, hehe ^_^
kebetulan pemandangannya bagus, jadi aku foto dengan kamera hp *belagak fotografer* ahaha...
maap kalo jelek ya!
saya ini cuma pemuullaaaa...bnget! ahaha :D























Permainan

Monday, 29 October 2012
ini tentang sebuah permainan
di dalamnya bisa terdapat lebih dari satu pemain
ada yang memegang kendali
namun ada juga yang dipermainkan

permainan itu bernama cinta
walau tak semua orang memainkannya
atau hanya sebagian yang mencoba bermain

terkadang akan sangat menyenangkan jika tertutupi
dan akan sangat menyiksa bila semua terbongkar, bukan?
efeknya, kau akan dicap sebagai playboy/playgirl

yah.... itulah permainan
pemenangnya tidak dapat ditentukan
karena bisa saja karma berlaku
dan kau akan terjebak pada percintaan yang rumit

aku mungkin membenci permainan ini
namun, seseorang mengatakan
''ikuti saja, temukan kartu as untuk membalik semuanya!''
mungkin itu terdengar jahat
tak urung kulakukan juga

maaf...
aku larut dalam permainan ini

Dandelion

Wednesday, 24 October 2012
Pertama kali melihat gambarnya, aku jatuh cinta
seaakan ada hal yang ingin kugapai darinya
menemukannya sangat sulit di sekitar tempat tinggalku
karena jarang ada padang rumput disini

Tumbuhan liar, bebas dimana saja
ia yang terkadang dipandang sebelah mata
ia yang jarang dianggap ada
ia yang menanti angin untuk menerbangkan impiannya

Aku ingin seperti dandelion
yang sederhana namun bahagia
yang bebas untuk terbang bersama angin
yang bebas untuk tumbuh
yang kuat walau sebenarnya rapuh

Seperti benihnya yang berpetualang
untuk menemukan pemberhentian baginya
memulai hidup baru di tempat yang baru
aku ingin seperti itu,
bebas... bersama cita dan cinta

The Way of Us

Monday, 22 October 2012
Tak ada yang tahu, kapan masa itu kan terjadi lagi
karena kita tak bisa kembali ke masa itu, atau terlalu letih tuk mengakhiri.
namun, setidaknya ada penggalan yang ada dalam mimpiku, saat masih ada kita disana

Dalam persimpangan,
kau hanyut dalam keputusanmu dan aku hilang dalam diriku
bukan jurang atau samudera yang menghalangi
hanya hal kecil yang tak bisa kau hindari kan?
seharusnya aku tahu dari awal


Aku tak pernah tahu arti dari kata yang indah itu
sebab aku tak memahami apa yang kurasa
dan aku mencoba tuk pahami,bagaimana rasa itu
dalam diam menguntai kata untukmu

Tak ada jalan yang tak berliku,tentu saja...
dan setiap inci bebatuan memberiku pelajaran
tentang rasa, intrik, konflik dan peka
bagaimana dan kapan dipergunakan semua itu
walau aku tak mampu pahami,
hanya saja sulit tuk mengingat jalan ini


Sepatah kata di sesaat waktuku

Tuesday, 3 July 2012

kenapa menghilang disaat aku mulai mencintaimu?
sedetik pun aku 'tak mampu melupakan tatapan matamu,
suaramu, serta wajah dan jemari yang pernah mengenggam tanganku ini
kenapa begitu dingin dan sulit?
apa kabarmu? baik-baik sajakah?
mendengar sedikit hal tentangmu sudah membuatku bahagia
aku merindukan suara ceriamu, senyum hangatmu, dan juga tatapan yang selalu membuat jantungku berdegup kencang
agak ragu kuutarakan perasaan ini padamu
aku takut jika kau berbalik menjauhiku
dan lebih menyakiti perasaan ini
inilah yang dapat aku lakukan
menulis harapan, rindu dan cinta
yang selalu aku rasakan
jika rasa tak terbalas
maukah kau menatapku sebentar?
untuk mengucapkan selamat tinggal
ditutup dengan senyum itu


Lhokseumawe, 4 Juli 2012
Jejak Dandelion

DIARY MASA LALU

Wednesday, 13 June 2012


sekumpulan kisah unik
dan terkadang menggelitik
walau terselip genangan air mata
dan setitik asa di dalamnya
mengisi tiap baris paragraf
dengan tinta yang berbeda

setiap garis menarik kembali
memori lama yang terpendam
coretan-coretan tawa canda
memiliki akhirnya tersendiri

sekumpulan kisah tertulis
polos, tawa, harapan, tangis
akan indahnya cinta pertama
cacat oleh luka pilu
tersayat pisau rindu

terlelap dalam sunyi
dikecup lembut salam perpisahan
bunga-bunga yang layu
menggugurkan kelopak-kelopaknya
diiringi hembusan pelan angin lalu

ditutup senyum haru
melepas kepergian dengan hati lapang
akhir menitipkan salam pada pembuka
mulai menarik garis baru lagi


Lhokseumawe, 14 juni 2012
Jejak Dandelion


Inikah Aku?

Monday, 11 June 2012

inikah aku?
meringkuk kedinginan
dalam pelukan dewi malam

inikah aku?
menatap jarum jam
menitipkan salam pada jiwa
yang telah pergi

inikah aku?
tertatih mempertahankan
asa terjerat akar kepedihan


lhokseumawe, 12 juni  2012
Jejak Dandelion